Tampilkan postingan dengan label liga spanyol. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label liga spanyol. Tampilkan semua postingan

Jumat, 21 September 2012

Real Sociedad

Info dan Sejarah


Berdiri: 1909

Alamat: Paseo de Anoeta, 1 Spain

Telepon: (+34) 94 346 28 33 -

Faksimile: 943 45 89 41

Surat Elektronik: realsoc@realsociedad.com

Laman Resmi: http://www.realsociedad.com

Ketua: Jokin Aperribay

Direktur: Loren

Stadion: Anoeta, Donostia-San Sebastián

Sejarah Singkat

Sepakbola diperkenalkan ke San Sebastián di awal 1900-an oleh para mahasiswa dan pekerja dari Britania. Pada 1904 mereka membentuk San Sebastian Recreation Club dan pada tahun 1905 mereka berkompetisi di Copa del Rey.

Pada bulan Mei 1905, San Sebastian Football Club dibentuk sebagai cabang terpisah dari klub San Sebastian Recreation Club. Pada tahun 1909 San Sebastian Football Club mengikuti Copa Del Rey. Tim ini mengalahkan Club Español de Madrid 3-1 di final.

Dari situasi yang pelik antara San Sebastian Recreation Club dengan San Sebastian Football Club, Sociedad de Futbol dibentuk pada tanggal 7 September 1909. Pada tahun 1910 klub Spanyol bermain di dua kompetisi yang saling bersaing dan Sociedad de Futbol memasuki Piala UECF Copa sebagai Vasconia de San Sebastian. Pada tahun yang sama Raja Alfonso XIII, yang menggunakan San Sebastián sebagai ibukota musim panasnya, memberikan perlindungannya pada Sociedad de Futbol, kemudian mereka dikenal dengan Real Sociedad de Futbol.

Pemain dan Pelatih


1 C. Bravo Kiper 10 Xabi Prieto Gelandang
13 Zubikarai Kiper 17 Zurutuza Gelandang
- Enrique Royo Kiper 20 Asier Illarramendi Gelandang
2 Carlos Martínez Díez Bek 22 Dani Estrada Gelandang
3 Mikel González Bek 27 Rubén Pardo Gutiérrez Gelandang
15 Ion Ansotegui Gorostola Bek - Javier Ros Gelandang
19 Cadamuro Bek 7 Antoine Griezmann Striker
24 De La Bella Bek 9 Agirretxe Striker
26 Iñigo Martínez Bek 11 Chory Castro Striker
- José Ángel Bek 21 Diego Ifrán Striker
4 Gorka Elustondo Urkola Gelandang 23 Carlos Vela Striker
5 Markel Bergara Gelandang - Philippe Montanier Manajer/Pelatih

RCD Espanyol

Info dan Sejarah


Berdiri: 1900

Alamat: Av.Baix Llobregat, 100 08940 Cornellà de Llobregat (Barcelona) Spain

Telepon: +34 93 292 77 00

Faksimile: +34 93 425 45 52

Surat Elektronik: info@rcdespanyol.com

Laman Resmi: http://www.rcdespanyol.com

Ketua: Daniel Sánchez Llibre

Direktur: Ramon Planes Novau

Stadion: Estadi Cornellà-El Prat, Barcelona

Sejarah Singkat

Sebelum ikut memelopori dimulainya Primera Liga musim 1928/29, Espanyol sudah didirikan sejak 1900 oleh seorang mahasiswa teknik Universitas Barcelona bernama Angel Rodriguez. Klub ini menjadi klub pertama di Spanyol yang didirikan untuk melawan pendirian klub oleh warga asing, seperti FC Barcelona. Sempat berganti nama beberapa kali, Espanyol rutin terjun ke kompetisi regional Katalunya. Pada 1955, ejaan bahasa Katalan digunakan untuk nama klub, Reial Club Deportiu Espanyol de Barcelona.

Selama bertahun-tahun, Espanyol menggunakan stadion Lluis Companys, tempat penyelenggaraan Olimpiade Barcelona 1992. Mulai musim 2008/09, Espanyol pindah ke stadion baru bernama Cornella-El-Prat yang terletak di antara kota Cornella de Llobregat dan El Prat del Llobregat, sebelah barat Barcelona. Stadion baru ini mampu menampung hingga 40.000 penonton.

Prestasi terbaik Espanyol di kancah domestik kalah jauh dibandingkan klub sekotanya. Tercatat Espanyol baru empat kali menjuarai Copa del Rey sebagai prestasi yang dapat dibanggakan. Dua gelar di antaranya diraih pada satu dasawarsa terakhir, yaitu musim 1999/00 dan 2005/06. Musim 2006/07, Espanyol berkesempatan menyandingkannya dengan trofi Piala UEFA. Sayangnya, di laga final Espanyol dikalahkan Sevilla melalui adu penalti.

Kabar duka menyelimuti Espanyol musim ini ketika pemain yang dipercaya menjadi kapten tim menggantikan Raul Tamudo, Dani Jarque, terkena serangan jantung dan meninggal dunia saat klub berada di Italia untuk melakukan persiapan pramusim.

Pemain dan Pelatih


13 Kiko Casilla Kiper 11 Simão Gelandang
25 Cristian Álvarez Kiper 16 Javier López Rodríguez Gelandang
- Edgar Kiper 24 Juan Ángel Albín Gelandang
2 Felipe Mattioni Rohde Bek 26 Víctor Sánchez Mata Gelandang
3 Diego Daniel Colotto Bek 30 Cristian Gómez Gelandang
3 Raúl Rodríguez Bek 41 Alfonso Gelandang
11 Capdevila Bek - Víctor Armero Gelandang
14 Galán Bek - Ramón Morant Gelandang
15 Héctor Alfredo Moreno Bek - Sergio Tejera Gelandang
18 Juan Daniel Forlín Bek 9 Sergio García de la Fuente Striker
34 Victor Guillermo Alvarez Delgado Bek 18 Stuani Striker
5 Wakaso Gelandang - Samuele Longo Striker
6 Rui Fonte Gelandang - Élton Striker
7 Raúl Baena Gelandang - Mauricio Pochettino Manajer/Pelatih
10 Verdú Gelandang

Kamis, 20 September 2012

Real Zaragoza

Prestasi


1 kali juara Piala Winners (1994/95)

1 kali juara Piala Fairs (1963/64)

6 kali juara Copa del Rey (1964/65, 1965/66, 1985/86, 1993/94, 2000/01, 2003/04)

1 kali juara Piala Super Spanyol (2004)

1 kali juara Divisi Segunda (1977/78)

Info dan Sejarah


Berdiri: 1932

Alamat: C/ Eduardo Ibarra, 6 Spain

Telepon: (+34) 976 56 77 77 -

Surat Elektronik: real@realzaragoza.com

Laman Resmi: http://www.realzaragoza.com

Ketua: Eduardo Bandrés

Direktur: Miguel Pardeza

Stadion: La Romareda, Zaragoza, Aragon

 

Sejarah Singkat

Iberia SC dan Real Zaragoza CD, yang saling bersaing, akhirnya sepakat menggabungkan diri pada 1932. Namun, upaya mereka untuk meraih sukses di Primera Liga terhalang Perang Saudara yang melanda Spanyol pada akhir 1930-an. Sukses pertama Zaragoza baru terukir musim 1964/65 ketika berhasil menjuarai Copa del Rey. Musim sebelumnya, Zaragoza juga sukses menggondol Piala Fairs, turnamen antarkota Eropa yang mengawali digulirkannya Piala UEFA. Musim ini, Zaragoza dikenal sebagai Los Magnificos, karena memiliki sederetan pemain hebat.

Sukses serupa di turnamen piala baru terulang pada 1980-an. Lagi-lagi kancah Copa del Rey menjadi gelar berikutnya yang diraih Zaragoza. Sukses lebih besar terjadi pertengahan 1990-an ketika Zaragoza melaju hingga final Piala Winners. Di final, Zaragoza secara dramatis menaklukkan Arsenal 2-1 melalui gol spektakuler Mohammed Nayim ke gawang David Seaman, beberapa detik saja sebelum babak kedua perpanjangan waktu berakhir.

Namun, sukses tak bertahan selamanya. Musim 2001/02 , Zaragoza terdegradasi, meski langsung mampu kembali ke Primera Liga musim berikutnya. Degradasi tersebut seharusnya menjadi peringatan bagi Zaragoza. Pada 2006, Agapito Iglesias menjadi pemilik baru klub dan memboyong Pablo Aimar ke La Romareda. Prestasi Zaragoza kembali menjulang. Musim 2006/07, Zaragoza menduduki posisi keenam klasemen dan lolos ke Piala UEFA. Prestasi itu tak terulang musim berikutnya. Penampilan Zaragoza tak sesuai harapan dan posisi tim lebih banyak berkutat di zona merah. Empat pelatih masuk bergantian untuk menyulap nasib Zaragoza, tapi gagal mengubah rekor buruk tim saat tandang. Hanya delapan poin yang mampu dicetak Zaragoza di kandang lawan dalam 18 partai. Meski berhasil meraih 34 poin di kandang sendiri, Zaragoza harus tersingkir dari peredaran Primera Liga. Untungnya, bagi tim sekelas Zaragoza, itu hanya berlangsung semusim.

Pemain dan Pelatih


1 Toni Doblas Kiper 15 Stefan Babovic Gelandang
1 Roberto Kiper 20 Franco Zuculini Gelandang
25 Leo Franco Kiper 22 Romaric Gelandang
3 Paredes Bek 22 Ádám Pintér Gelandang
5 Maurizio Lanzaro Bek 23 Apoño Gelandang
6 Goni Bek 29 Kevin Gelandang
21 Minero Bek - José Mari Gelandang
22 Glenn Loovens Bek - Lucas Antonio Wilchez Gelandang
24 Ivan Obradovic Bek 9 Hélder Postiga Striker
32 Álvaro Bek 9 Carlos Aranda Striker
- Bayon Samuel Bek 26 Ortí Striker
- Cristian Sapunaru Bek - Javier Álamo Cruz Striker
8 Edu Oriol Gelandang - Víctor Rodríguez Striker
11 Montañés Gelandang - Manolo Jiménez Manajer/Pelatih

Rabu, 19 September 2012

Valencia

Prestasi


1 kali juara Piala Winners (1979/80)

3 kali juara Piala UEFA termasuk Fairs Cup (1961/62, 1962/63, 2003/04)

2 kali juara Piala Super Eropa (1980, 2004)

6 kali juara Primera Liga (1941/42, 1943/44, 1946/47, 1970/71, 2001/02, 2003/04)

7 kali juara Copa del Rey (1940/41, 1948/49, 1953/54, 1966/67, 1978/79, 1998/99, 2007/08)

2 kali juara Piala Super Spanyol termasuk Copa Eva Duerte (1949, 1999)

2 kali juara Divisi Segunda (1930/31, 1986/87)

1 kali juara Piala Intertoto (1998)

Info dan Sejarah


Berdiri: 1919

Alamat: L'Antiga Senda de Senet, 11 Spain

Telepon: (+34) 96 337 26 26 -

Surat Elektronik: prensa@valenciacf.es

Laman Resmi: http://www.valenciacf.es

Ketua: Manuel Llorente

Direktur: Braulio Vázquez

Stadion: Mestalla

Sejarah Singkat

Sebuah ide membentuk klub sepakbola tercetus begitu saja pada sebuah pertemuan di Torino Bar, 1919. Presiden pertama Valencia Football Club, Octavio Augusto Milego, terpilih setelah melakukan undian lempar koin untuk menentukan antara dirinya atau Gonzalo Medina Pernas yang memimpin klub baru tersebut. Pernas akhirnya memangku jabatan di departemen konstituen. Partai pertama klub dimainkan di Castellon, 21 Mei 1919, ketika Valencia ditaklukkan tuan rumah Valencian Gimnastico, 1-0.

Desember 1919, Valencia memiliki stadion pertama, Algiros, yang dipakai hingga empat tahun kemudian. Sejak 1923 hingga kini, Valencia menggunakan stadion Mestalla. Sedikit demi sedikit klub pun berkembang. Setelah menjadi juara regional yang membuat mereka berhak mengikuti Copa del Rey pada tahun yang sama, Valencia mulai berlaga di Divisi Segunda. Tiga musim berkiprah, Valencia meraih promosi ke Primera Liga. Pasca-Perang Saudara, Valencia memasuki periode keemasan ketika presiden Luis Casanova memimpin klub menggaet tiga gelar liga dan dua Piala.

Sepakbola Valencia terus diperhitungkan di tengah periode Real Madrid dengan Alfredo di Stefano dan Barcelona dengan Ladislao Kubala. Jika dua klub top Spanyol itu memiliki dua bintang tersebut, Valencia memiliki Antonio Puchades, yang menjadi pemain kunci bagi klub hingga pensiun. Beberapa kali Valencia mampu bersaing dengan Madrid ataupun Barcelona di liga maupun Copa del Rey. Titik puncak Valencia terjadi pula pada 1970-an ketika klub mendatangkan Di Stefano sebagai pelatih. Musim pertama Di Stefano dilalui dengan sukses, ketika secara dramatis Los Ches menjuarai liga pada pekan terakhir dengan selisih poin ketat dari Barcelona dan Atletico Madrid.

Ada pula titik nadir. Masalah ekonomi yang menghantam klub musim 1982/83 membuat Valencia nyaris terhempas ke divisi Segunda. Kalau saja tidak tertolong hasil-hasil pertandingan lain pada pekan terakhir, Valencia langsung turun kasta musim itu. Namun, masalah menggunung dan beberapa pemain mulai tidak mendapatkan gaji. Musim 1985/86, degradasi pun menghampiri Valencia saat kompetisi masih menyisakan empat pekan. Sejarah seperti berulang. Setelah sukses menjuarai La Liga musim 2001/02 dan 2003/04, Valencia kembali menghadapi masalah finansial. Akankah akhir cerita sama seperti dua dasawarsa silam?

Pemain dan Pelatih

1 Diego Alves Kiper 10 Ever Banega Gelandang
13 Guaita Kiper 16 Canales Gelandang
- Felipe Ramos Sánchez Kiper 18 Jose Andrés Guardado Gelandang
4 Adil Rami Bek 21 Parejo Gelandang
12 Barragán Bek 24 Tino Costa Gelandang
18 Víctor Ruiz Bek 28 Juan Bernat Gelandang
20 Aly Cissokho Bek 29 Cristian Portugués Gelandang
20 Ricardo Costa Bek - Jonathan Viera Gelandang
22 Jérémy Mathieu Bek 7 Jonas Striker
47 João Pereira Bek 9 Roberto Soldado Striker
- José Gaya Bek 14 Pablo Piatti Striker
5 Fernando Gago Gelandang 18 Haedo Valdéz Striker
6 Albelda Gelandang - Mauricio Pellegrino Manajer/Pelatih
8 Sofiane Feghouli Gelandang

Senin, 17 September 2012

Real Madrid

Prestasi


9 kali juara Piala Eropa / Liga Champions (1955/56, 1956/57, 1957/58, 1958/59, 1959/60, 1965/66, 1997/98, 1999/2000, 2001/02)

3 kali juara Intercontinental / Piala Dunia Antarklub (1960, 1998, 2002)

2 kali juara Piala UEFA (1984/85, 1985/86)

1 kali juara Piala Super Eropa (2002)

32 kali juara Primera Liga (1931/32, 1932/33, 1953/54, 1954/55, 1956/57, 1957/58, 1960/61, 1961/62, 1962/63, 1963/64, 1964/65, 1966/67, 1967/68, 1968/69, 1971/72, 1974/75, 1975/76, 1977/78, 1978/79, 1979/80, 1985/86, 1986/87, 1987/88, 1988/89, 1989/90, 1994/95, 1996/97, 2000/01, 2002/03, 2006/07, 2007/08, 2011/12)

18 kali juara Copa del Rey (1904/05, 1905/06, 1906/07, 1907/08, 1916/17, 1933/34, 1935/36, 1945/46, 1946/47, 1961/62, 1969/70, 1973/74, 1974/75, 1979/80, 1981/82, 1988/89, 1992/93, 2010/11)

1 kali juara Copa de la Liga (1984/85)

10 kali juara Piala Super Spanyol termasuk Copa Eva Duarte (1947, 1988, 1989, 1990, 1993, 1997, 2001, 2003, 2008, 2012)

Info dan Sejarah


Berdiri: 1902

Alamat: C/ Concha Espina, 1 Spain

Telepon: (+34) 91 398 43 00 -

Surat Elektronik: mensajes@realmadrid.com

Laman Resmi: http://www.realmadrid.com

Ketua: Florentino Pérez

Direktur: Miguel Pardeza

Stadion: Santiago Bernabéu, Madrid

Sejarah Singkat

Klub Spanyol paling sukses ini boleh berbangga dengan berbagai gelar yang pernah diraihnya. Terbanyak menjuarai Primera Liga Spanyol, koleksi sembilan gelar Real Madrid di Liga Champions juga belum tertandingi klub manapun. Jika Madrid di era modern identik dengan Los Galacticos, klub ibukota Spanyol ini ternyata berdiri setelah terinspirasi kaum cendekiawan. Beberapa profesor dan mahasiswa asal Inggris memperkenalkan sepakbola dan Football Club Sky pun berdiri sebagai cikal bakal klub pada 1897. Tiga tahun berselang, klub terpecah menjadi Foot-Ball de Madrid dan Club Español de Madrid. Pada 1902, klub terakhir pecah lagi dan berdirilah Madrid Football Club, yang meraih gelar Copa del Rey 1905 dan turut mendirikan federasi sepakbola Spanyol pada 1909. Barulah pada 1920, klub menggunakan nama Real Madrid yang disematkan Raja Alfonso XIII.

Pada 1929, Madrid ikut memulai liga sepakbola Spanyol bersama sembilan klub lain. Hingga saat ini, bersama Barcelona dan Athletic Bilbao, Los Blancos menjadi klub yang tak pernah terdegradasi dari Primera Liga. Madrid memenangi gelar liga untuk kali pertama pada musim 1931/32. Pada periode ini, Madrid dipimpin presiden Santiago Bernabeu Yeste, yang membangun kembali stadion klub dan Ciudad Deportiva setelah rusak akibat Perang Saudara Spanyol. Awal 1953, Bernabeu mencetuskan ide menggunakan pemain berkelas dunia dari luar negeri. Penyerang kenamaan Argentina, Alfredo di Stefano, didatangkan. Sejarah pun mencatat kejayaan Madrid di Piala Champions sejak kali pertama digulirkan 1956. Madrid menjadi yang terbaik di Eropa selama lima edisi berturut-turut. Gelar keenam sukses diraih pada 1966.

Kejayaan juga terjadi di kancah domestik. Madrid tak tertahankan dengan menjuarai liga delapan kali pada periode 1960-an. Madrid mampu menjaga tradisi menjuarai liga pada setiap dasawarsa hingga terakhir kali melakukannya musim 2007/08. Pada 1980-an, bersama kuintet La Quinta del Buitre; yakni Emilio Butragueno, Manuel Sanchis, Martin Vazquez, Michel, dan Miguel Pardeza; Madrid lima kali berturut-turut menjuarai liga antara 1986 hingga 1990. Namun, mereka harus menunggu lama untuk melanjutkan kejayaan di Eropa. Baru pada 1997/98, 32 tahun setelah gelar terakhir, Madrid sukses menambah koleksi Liga Champions.

Pada dasawarsa 2000-an, kebijakan mengumpulkan pemain bintang, seperti yang pernah dilakukan Bernabeu, dilanjutkan presiden Florentino Perez. Pro dan kontra lahir, tapi Los Merengues tetap akan dikenal sebagai klub para pemain bintang.

Pemain dan Pelatih


1 Iker Casillas Kiper 6 Sami Khedira Gelandang
13 Adán Kiper 7 Cristiano Ronaldo Gelandang
- Jesús Collado Kiper 8 Kaká Gelandang
2 Ricardo Carvalho Bek 10 Mesut Özil Gelandang
3 Kepler Laveran Lima Ferreira Bek 14 Xabi Alonso Gelandang
4 Sergio Ramos Bek 14 Luka Modric Gelandang
12 Marcelo Bek 9 Karim Benzema Striker
15 Fabio Coentrao Bek 20 Gonzalo Higuaín Striker
17 Arbeloa Bek 21 Callejón Striker
18 Raúl Albiol Tortajada Bek 22 Á. di María Striker
19 Raphaël Varane Bek 26 Morata Striker
27 Nacho Bek - José Mourinho Manajer/Pelatih
5 Michael Essien Gelandang

Kamis, 13 September 2012

Prestasi


Catatan Prestasi: Tiga kali juara Divisi Segunda (1947/48, 1958/59, 2006/07).

Info dan Sejarah


Berdiri: 1928

Alamat: Avda. Mundial 82, s/n 47014 Spain

Telepon: 983 36 03 42 -

Faksimile: 983 37 21 64

Surat Elektronik: realvalladolid@realvalladolid.es

Laman Resmi: http://www.realvalladolid.es

Ketua: Carlos Suárez

Direktur: José Luis Pérez Caminero

Stadion: Jose Zorilla

Sejarah Singkat

Klub yang didirikan pada 1928 ini memulai debut di Primera Liga musim 1948/49 setelah sukses menjuarai Divisi Segunda musim sebelumnya. Tahun berikutnya, Real Valladolid sukses tampil hingga final Copa del Rey sebelum dikalahkan Athletic Bilbao. Sepuluh musim berlaga di Primera Liga, Valladolid terdegradasi dan kembali promosi musim 1958/59.

Valladolid lebih banyak menghabiskan kiprah dengan turun naik divisi, termasuk ketika terhempas ke Divisi Tiga musim 1970/71. Musim 1992/93, Valladolid kembali menghuni jajaran tim terbaik di kompetisi teratas sepakbola Spanyol sebelum kembali turun kasta sebelas musim berikutnya. Posisi terbaik Valladolid pada periode tersebut diraih musim 1996/97 ketika pelatih Rafael Benitez membawa klub menempati posisi ketujuh klasemen akhir.

Musim 2006/07, Valladolid menjalani salah satu musim terbaik sepanjang sejarah. Dilatih Jose Luis Mendilibar, Valladolid merengkuh 88 poin di Divisi Segunda. Klub berhasil memimpin klasemen sejak pekan ke-15 hingga selesai kompetisi. Mendilibar juga membuat klub tak terkalahkan dalam 29 pertandingan berurutan. Promosi pun diraih pada pekan ke-34, tercepat sepanjang sejarah liga Spanyol.

Posisi Akhir Musim 2008/09: Ke-16

Market Value: €56.200.000

Tahun Pertama Masuk Primera Liga: 1948/49

Jumlah Musim Di Primera Liga: 40

Nama Stadion: Jose Zorilla (26.512 penonton)

Tiga Pemain Bintang:

Fabian Canobbio
Gelandang asal Uruguay ini memainkan peran sebagai pengatur serangan bagi Valladolid. Didatangkan dari Celta Vigo awal musim lalu, Canobbio sudah tampil 29 kali dan mencetak empat gol untuk Valladolid. Kehandalan pemain berusia 29 tahun ini tampak ketika mencetak dua gol kemenangan tim atas Sevilla, yang membuat Valladolid menang 3-2, serta gol tunggal kemenangan 1-0 atas Real Madrid, November 2008.

Haris Medunjanin
Medunjanin dapat dimainkan sebagai gelandang kiri maupun pengatur serangan sama baiknya. Baru didapatkan Valladolid musim lalu, gelandang kelahiran Bosnia ini masih sering tampil dari bangku cadangan. Namun, jika diberikan kepercayaan, Medunjanin memiliki potensi besar untuk unjuk gigi. Berkat peraturan FIFA terbaru, anggota timnas Belanda U-21 ini mengungkapkan hasrat membela negara kelahirannya di kancah internasional.

Borja Fernandez
Gelandang jebolan akademi Real Madrid ini merupakan penyeimbang permainan Valladolid. Sejak memperkuat Valladolid musim 2006/07, Borja tampil rutin dan sudah mencatatkan rekor 97 penampilan plus tiga gol. Musim ini, penampilan Borja di lini tengah harus memberikan rasa aman bagi tim yang kehilangan beberapa pemain andalannya.

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | cheap international calls