Kamis, 20 September 2012

Dokter Anda Sudah OK ? Cek Yuk


Jakarta, Jika Anda mengacaukan tugas dari atasan, tentulah pekerjaan Anda yang jadi taruhannya. Sama halnya jika seorang dokter tak bekerja dengan baik maka nyawa seseoranglah taruhannya.

Tak heran jika sebuah studi yang dipublikasikan dalam jurnal Archives of Internal Medicine mengungkapkan bahwa hampir separuh dokter di AS mengalami gejala kelelahan dan depresi. Peneliti menduga karena para dokter ini berupaya sekuat tenaga untuk memberikan pelayanan terbaik terhadap pasiennya.

Tapi apakah dokter yang kelelahan perlu dipecat karena terkadang dia kesulitan untuk fokus pada pasiennya? Tak harus begitu: "Dokter yang terbangun semalaman dan mengkhawatirkan kondisi pasiennya mungkin akan lebih sering mengalami kelelahan dan depresi, tapi ia juga akan dianggap sebagai dokter yang mampu memberikan perawatan terbaik," kata Travis Stork, MD, seorang dokter UGD.

Untuk itu, agar Anda bisa memastikan apakah dokter Anda dapat diandalkan atau tidak, ajukan 4 pertanyaan ini kepada diri Anda sendiri seperti halnya dikutip dari MSNBC, Senin (10/9/2012).

  1. Apakah dokter Anda bersedia menjelaskan banyak hal dan menerima pertanyaan Anda?

  2. "Dokter yang baik itu bukan lagi dokter yang tahu segalanya," kata Eric Topol, MD, direktur Scripps Translational Science Institute. Dokter yang baik itu bersedia memberitahukan berbagai alternatif pengobatan untuk masalah kesehatan pasien, memberikan rekomendasi secara spesifik seperti operasi atau meresepkan obat-obatan khusus, termasuk menjelaskan mengapa prosedur itulah yang terbaik bagi si pasien, tambahnya. Waspadai dokter yang tak punya banyak waktu untuk menerima berbagai pertanyaan dari pasien atau mengatakan hal-hal seperti "Ini hanyalah satu-satunya cara."
  3. Apakah dokter Anda dapat berkomunikasi dengan baik?

  4. Jika Anda tengah menjalani pengobatan untuk masalah kesehatan serius seperti kanker atau penyakit jantung maka dokter Anda seharusnya juga berkonsultasi dengan dokter ahli onkologi atau kardiologi yang menangani Anda serta selalu up-to-date dengan kondisi kesehatan Anda. Sebaliknya, dokter yang menanyai apakah Anda telah menjalani prosedur pengobatan atau mengonsumsi obat-obatan tertentu jelas-jelas menunjukkan bahwa ia belum me-review data rekam medis Anda sebelumnya. Lebih baik jangan pernah mengkonsultasikan masalah kesehatan Anda lagi padanya.
  5. Apakah dia up-to-date?

  6. Dokter yang kelelahan bisa berarti dia rajin memperhatikan jurnal medis terbaru atau teknologi kedokteran paling mutakhir. "Perubahan terbarunya adalah sekarang para dokter sudah bisa mengumpulkan datanya sendiri, mulai dari tekanan darah hingga gelombang otak hanya dengan menggunakan aplikasi tertentu," tandas Dr. Topol. Kalaupun mungkin dokter Anda tak tahu soal teknologi mutakhir, tapi jika dia menanyakan program apa yang Anda gunakan sekarang dengan alasan agar dia bisa bisa menelitinya maka Anda tak perlu memecatnya. Setidaknya dokter Anda harus bersedia mengolah informasi yang Anda berikan padanya serta berbagi opini ilmiahnya, lanjutnya.
  7. Apakah dia memperhatikan Anda saat berbicara?

  8. Lihatlah bahasa tubuhnya ketika berbicara dengan Anda. Kalau dia menghadap ke arah Anda, sering menatap Anda sambil menuliskan sejumlah informasi yang didapat dari Anda, mengangguk dan mempertahankan kontak mata maka dia adalah dokter yang baik, ungkap Dr. Stork. "Bahkan meski waktu konsultasi Anda hanya 7-12 menit tapi dia juga tak membuat Anda merasa terburu-buru," tambah Dr. Topol. Indikasi positif lainnya adalah ketika sang dokter menanyakan sejumlah hal pada Anda. Meski mungkin dia tak mengingat nama setiap pasiennya, seorang dokter yang baik akan meluangkan waktunya untuk me-review data pasien sebelumnya, jelas Dr. Topol. Untuk mendapatkan dokter baru yang lebih baik, carilah referensi. Triknya, tanyakan pada dokter yang baru saja Anda 'pecat' itu prosedur pengobatan khusus apa yang tak bisa diberikan olehnya dan dimana Anda bisa mendapatkan pengobatan tersebut. Kalau perlu mintalah rekomendasi dokter yang menawarkan praktik di malam hari atau akhir pekan. Anda juga bisa menanyakan tentang dokter spesialis yang dikenal dokter Anda. Jika tidak, carilah tinjauan online tentang dokter-dokter terbaik di kota Anda atau bicarakan dengan teman atau keluarga yang mungkin pernah mengalami kondisi serupa.

Sumber : http://health.detik.com

0 komentar:

Poskan Komentar

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | cheap international calls