Minggu, 23 September 2012

Bukti Kedokteran Gigi Zaman Purba

WASHINGTON - Tim peneliti internasional melaporkan bukti baru mengenai pengobatan gigi kuno yang pernah berlangsung 6500 tahun lalu. Peneliti melaporkan temuannya dalam jurnal Public Library of Science melalui pemeriksaan tulang rahang manusia purba di Slovenia.




Dilansir Examiner, Jumat (21/9/2012), fosil tulang rahang bagian bawah ditemukan terpisah yang dilekatkan pada kalsit (mineral tanpa warna) pada dinding gua Karst. Gua tersebut terletak dekat desa Lonche di Slovenia bagian utara.

Tulang tersebut ditemukan dan dihubungkan dengan sisa-sisa fosil fauna zaman Upper Pleistocene. Kemudian, fosil tersebut dianggap sebagai salah satu dari sisa-sisa antropologi paling kuno dari daerah Adriatic bagian utara.

Para peneliti menemukan adanya gigi yang menggunakan bahan beeswax (lilin lebah). Peneliti meyakini bahwa beeswax ini digunakan sebagai "tambalan" untuk mencegah atau meringankan rasa sakit terkait celah vertikal dalam lapisan enamel serta dentin gigi.

Selain itu, peneliti juga meyakini bahwa adanya kerusakan gigi, diakibatkan karena aktivitas menggigit benang untuk menenun. Para peneliti tidak dapat menentukan apakah beeswax ini digunakan pada manusia purba, ketika ia masih hidup atau setelah kematian.

Jika beeswax tersebut diterapkan sebelum kematian, maka ini merupakan bukti kuat yang menunjukkan adanya praktek dentistry (kedokteran gigi) paling tua di dunia.

Beeswax merupakan lilin alami yang diproduksi dari sarang lebah madu. Madu itu sendiri telah dikenal karena memiliki sifat antimikroba dan antibakteri. Peneliti percaya kekuatan penyembuhan dari beeswax berasal dari kandungan madu tersebut.

Sumber : okezone.com

0 komentar:

Poskan Komentar

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | cheap international calls