Kamis, 27 September 2012

Info dan Sejarah


Berdiri: 1882

Telepon: -

Surat Elektronik: website@qpr.co.uk

Laman Resmi: http://www.qpr.co.uk

Ketua: Tony Fernandes

Direktur: John MacDonald, Rebecca Caplehorn

Stadion: Loftus Road

Sejarah Singkat

QPR terbentuk pada 1882, sebagai gabungan dari dua tim St Jude's dan Christchurch Rangers, sedangkan nama Queens Park Rangers dipilih karena sebagian besar pemain berasal dari daerah Queen's Park di London Barat Laut. QPR baru menetap di Loftus Road pada 1917, meskipun kemudian bermain di stadion White City pada tahun 1931-33 dan musim 1962/63. Sebelum di Loftus Road, QPR bermain di hampir 20 stadion berbeda yang menjadi rekor liga hingga saat ini.

QPR berkutat di sekitar Divisi Dua dan Tiga hingga kemudian mencetak sejarah sebagai klub Divisi Tiga pertama yang menjadi juara Piala Liga pada 1966/67, saat mengalahkan West Bromwich Albion 3-2 setelah sempat tertinggal 2-0 di Wembley, yang untuk pertama kalinya menggelar final Piala Liga.

Gelar ini seperti membangkitkan QPR. Musim 1968/69 menjadi musim pertama mereka tampil di kasta tertinggi liga sepakbola Inggris. Sayangnya, mereka hanya bertahan satu musim dan kemudian ditinggalkan mantan pelatih timnas Inggris Terry Venables untuk menjadi pemain Tottenham Hotspur.

Dan setelah sempat terjerembab empat musim di Divisi Dua, manajer Dave Sexton berhasil membawa QPR menuju prestasi tertinggi di liga hingga kini, yakni peringkat dua Divisi Satu pada musim 1975/76, dengan tim yang terdiri dari tujuh pemain membela timnas Inggris, negara-negara Inggris Raya, dan Maroko. Sexton juga sempat membawa QPR ke semi-final Piala Liga dan perempat-final Piala UEFA sebelum hengkang pada 1977 dan QPR kembali ke Divisi Dua pada 1979.

Era kejayaan berikutnya berada di bawah asuhan Venables. Saat masih berada di Divisi Dua pada 1982, QPR lolos ke final Piala FA untuk pertama dan terakhir kali dalam sejarah mereka hingga saat ini, dan kemudian menjadi juara Divisi Dua di musim berikutnya 1982/83 untuk kembali ke Divisi Satu. Venables akhirnya hijrah ke Barcelona setelah QPR sukses duduk di posisi kelima dan lolos ke Piala UEFA pada musim berikutnya.

Setelah sempat tampil di final Piala Liga 1986 dan kalah dari Oxford United, QPR menjadi bagian dari tim-tim yang berlaga di musim perdana Liga Primer Inggris pada 1992/93, dan menjadi tim terbaik dari London dengan duduk di peringkat lima.

Dijualnya Les Ferdinand ke Newcastle United pada Juli 1995 menjadi awal keterpurukan QPR di akhir 1990-an dan dekade 2000. QPR terdegradasi di musim 1995/96 dan berlaga di Divisi Satu hingga 2001 hingga akhirnya terjatuh ke kasta ketiga sepakbola Inggris untuk pertama kali dalam lebih dari 30 tahun.

Kejatuhan ini diperparah dengan kebangkrutan mereka sebelum dibeli duet pebisnis Formula Satu Flavio Briatore dan Bernie Ecclestone. Investasi tambahan pada awal 2008 mencanangkan target masuk ke Liga Primer Inggris dalam empat tahun. Namun, prestasi tetap tak membaik dan manajer demi manajer bergantian menduduki Loftus Road hingga akhirnya Neil Warnock diangkat pada Maret 2010 dan mewujudkan mimpi QPR untuk tampil di Liga Primer Inggris 2011/12. Mimpi itu hampir sirna jika saja QPR dihukum pengurangan poin akibat masalah transfer Alejandro Faurlin, dan beruntung mereka hanya diganjar denda £875.000.

0 komentar:

Poskan Komentar

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | cheap international calls