Jumat, 24 Agustus 2012

10 Type Tukang Belanja


Anda bisa mengetahui karakteristik seseorang dari cara dia berbelanja. Pergilah ke toko apa saja di masa sale musim panas, dan Anda bisa melihat siapa yang pelit, tukang bersaing, yang royal dan yang memiliki masalah dengan pengendalian diri. Pergi berbelanja dengan teman dalam musim sale itu seperti membawa mereka ke bar terbuka. Tidak peduli seberapa banyak Anda mengenal dia, Anda akan menemukan sesuatu yang baru selama beberapa jam berbelanja. Dan siapa tahu Anda juga menemukan termasuk tipe apa Anda saat berbelanja.
  • Si Hemat

  • Si hemat adalah orang yang praktikal. Mereka akan pergi ke sale, hanya untuk melihat-lihat. Bahkan jika ada diskon 70 persen dari barang bermerek mahal, si hemat masih berpikir ulang apakah harus 'membelanjakan uangnya secara royal' atau menghemat 20 euro (sekitar Rp 233.000) untuk versi yang lebih murah.
  • Si Pecandu Belanja

  • Tidak seperti si hemat, pecandu belanja bukanlah orang yang pragmatis. Belanja bukan kegiatan rekreasional, tapi pelampiasan stres. Seperti orang yang menganggap makanan sebagai salah satu cara menghadapi stres, si pecandu belanja akan mengubah gaji mereka menjadi barang-barang demi menyenangkan diri mereka.
  • Si Royal

  • Semua orang harus memiliki setidaknya satu teman seperti ini. Si pembelanja royal, tentu saja, adalah orang yang menganggap sale seperti belanja di musim liburan. Mereka adalah tipe orang yang pulang dari mall dengan barang ekstra untuk teman-temannya, entah cupcake, peralatan kerja yang lucu, atau buku. Bukannya mereka membeli hadiah untuk mendapatkan kasih sayang dari orang lain, tapi, mereka memiliki mata yang tajam untuk barang yang mereka tahu akan disukai orang lain.
  • Si Tante Lupa Umur

  • Hal yang canggung adalah keluar dari ruang ganti Forever 21 dan melihat tante-tante paruh baya mencoba gaun motif binatang berwarna neon seperti yang Anda coba. Tentu saja, Anda bisa berpikir positif dan mengasumsikan kalau dia membelinya untuk putrinya yang memiliki ukuran yang sama dengannya. Atau seperti kita, Anda harus membuat keputusan untuk sadar diri dan berhenti menggunakan pakaian untuk remaja sebelum menopause.
  • Si EKonomis

  • Para tukang belanja ekonomis adalah seorang oportunis -- ketika ada diskon, mereka memanfaatkannya dengan maksimal. Mereka akan membeli tiga kaus dengan warna sama untuk mendapatkan satu yang gratis. Bahkan jika mereka tidak memasak, mereka akan membeli peralatan dapur yang diiklankan di Groupon untuk berjaga-jaga jika mereka membutuhkannya di masa depan. Dan mereka akan menghabiskan waktu setengah jam mencari di antara barang sale untuk menemukan yang cocok dengan ukuran mereka.
  • Si Pemburu Gratisan

  • Anda tahu tipe orang yang datang ke pesta hanya untuk makanannya? Si penikmat gratisan adalah orang yang berjalan keliling toko untuk menikmati pendingin udara gratis, untuk mendapatkan sampel parfum gratis, atau untuk makanan gratis. Mereka adalah tipe perempuan yang masuk ke Sephora hanya untuk berdandan, dengan alasan mencoba produk baru.
  • Kombinasi Pemula/Ahli

  • Para pemula biasanya ditemani yang sudah ahli belanja, yang berlaku sebagai konsultan saat teman mereka membeli lingerie pertama, high heels pertama, atau gaun koktail pertama. Anda biasanya bisa membedakan mana yang ahli dengan suara decakan yang mereka buat saat si pemula bercerita kalau dia tidak pernah membeli bra baru dalam tiga tahun terakhir, atau ketika dia ingin singgah ke M&S demi mencari baju untuk kencan pertama.
  • Si Beruntung

  • Dia adalah tipe yang selalu beruntung kemanapun dia pergi. Dia akan menemukan gaun terakhir dengan ukurannya di bagian sale, dan baju itu akan pas untuknya. Dia memutuskan untuk menunda pembelian, dan di kesempatan berikutnya barang itu akan mendapatkan tambahan diskon 10 persen.
  • Si Pecinta Merek

  • Mereka adalah tipe orang yang berjalan keliling mall dan bilang, 'Ya ampun! Aku tidak percaya orang-orang menganggap Coach itu COUTURE. Benar-benar kelas menengah!' Mereka tidak akan tertangkap basah dengan barang yang mereknya tidak terkenal, dan menganggap musim sale itu 'kampungan' dan membeli barang rancangan desainer papan atas hanya untuk memamerkan kekayaan mereka.
  • Si Narsis

  • Tukang belanja narsis adalah orang yang masuk ke ruang pas dengan tumpukan baju hanya untuk memfoto diri mereka dengan baju tersebut, dan mengunggah fotonya di Instagram. Yang ahli akan mengatur supaya ponsel mereka dalam mode silent, supaya tidak ketahuan. Yang masih baru akan menggunakan flash, berbicara dengan keras dan melakukan segala cara untuk mengganggu yang mengantri untuk membeli barang. Jika kalian ingin berfoto di ruang pas, beli setidaknya salah satu dari barang itu untuk membuat waktu kami yang dihabiskan untuk menunggu kalian tidak sia-sia.

1 komentar:

yulianti mengatakan...

:-) saya sendiri kalau di anugrahi banyak rejeki juga kadang kilaf suka membalnjakannya :-)
namanya juga kaum Hawa...silahkan berkunjung dan berikan komentarnya pada artikel sy berikut ini
http://uliearieph.blogspot.com/2012/07/mendambakan-jakarta-yang-aman-dan-nyaman.html

Poskan Komentar

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | cheap international calls